Tingkat Penerimaan Industri Terhadap Varietas Unggul Kedelai di Jawa Timur

Authors

  • Ruly Krisdiana Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32781/cakrawala.v7i1.175

Abstract

Kebutuhan kedelai domestic sekitar 2,3 juta ton per tahun,sedangkan produksi kedelai dalam negeri hanya mampu memenuhi sekitar 30-40% dari kebutuhan nasional,sedang selebihnya dicukupi oleh kedelai impor. Hingga tahun 2011 telah dilepas 72 varietas unggul kedelai oleh pemerintah, baik yang berbiji besar, sedang, dan kecil. Permasalahan mendasar adalah: varietas unggul mana yang relative banyak diusahakan oleh industri yang berbahan baku kedelai. Oleh karena itu kajian tentang tingkat penerimaan industri terhadap varietas unggul komoditas kedelai diperlukan. Penelitian dilaksanakan di industri tahu, temped an kecap di Jawa Timur (Banyuwangi, Jember, Probolinggo, Surabaya,Jombang Nganjuk,Kediri,Bangkalan) secara survey dengan metode purposive sampel ke industri tahu, temped an kecap pada 2011.

References

Adjid, D.A.,1985. Pola partisipasi masyarakat pedesaan dan pembangunan pertanian bernecana: Kasus usahatani kelompok hamparan dalam intensifikasi khusus (Insus) padi di Jawa Barat. Disertasi. Universitas Padjajaran. Bandung.

Krisdiana R., Heriyanto, F. Rozi, M. Rachmad, I. Sutrisno, N. Prasetyawati, E. Ginting. 2004.

Roger, E.M. 1971. Diffusion of innovations. Third Edition. The Free Press. A division of Macmillan Publishing Co., Inc. New York.

Downloads

Published

2012-12-27

How to Cite

Krisdiana, R. (2012). Tingkat Penerimaan Industri Terhadap Varietas Unggul Kedelai di Jawa Timur. Cakrawala, 7(1), 39–46. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v7i1.175

Issue

Section

Articles

Citation Check