Pemerataan Tenaga Kesehatan di Kabupaten Lamongan

Henny Hidayanti

Abstract


Indonesia masih menghadapi masalah tenaga kesehatan, baik jumlah, jenis, kualitas maupun distribusinya. Untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC), SDM kesehatan mutlak diperlukan. Menurut WHO, Indonesia termasuk dalam 57 negara yang menghadapi krisis tenaga kesehatan. Padahal 80% keberhasilan pembangunan kesehatan ditentukan SDM kesehatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan lokus penelitian di Kabupaten Lamongan. Pemilihan informan antara lain pemangku kebijakan pada Dinas Kesehatan atau pemegang program bidang sumber daya manusia (SDM) kesehatan, Badan Kepegawaian Daerah bidang sumber daya manusia (SDM) pemerintah di Kabupaten Lamongan dan beberapa tenaga kesehatan yang bekerja di pelayanan kesehatan (puskesmas dan rumah sakit pemerintah). Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah dan jenis tenaga kesehatan di Kabupaten Lamongan sudah baik, namun belum disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan kompetensi dan beban kerja. Tenaga kesehatan masih berkelompok atau tidak merata pada masing-masing unit pekerjaan di pelayanan kesehatan Kabupaten Lamongan. Maka diperlukan suatu kebijakan pemerintah daerah tentang perencanaan pengadaan tenaga kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan beban kerja, dengan lebih mengutamakan tenaga kesehatan yang berdomisili mendekati unit pelayanan kesehatan, pemberian insentif yang lebih besar sesuai dengan beban kerja.


Full Text:

PDF

References


Adisasmito, Wiku. 2014. Sistem Kesehatan Edisi Kedua. Jakarta.

Azwar, Azrul. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan. Binarupa Aksara.

Bappenas. 2005. Kajian Kebijakan Perencanaan Tenaga Kesehatan. Laporan: Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat.

Budiman, 2011. Penelitian Kesehatan. Buku Pertama. Bandung: Refika Aditama.

Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Gajah Mada Press.

Departemen Kesehatan RI. 2004. Sistem Kesehatan Nasional.

Departemen Kesehatan. 2011. Rencana Pengembangan Tenaga Kesehatan Tahun 2011-2025. Jakarta.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. 2014. Perencanaan Pendayagunaan Serta Pembinaan dan Pengawasan SDM Kesehatan. Surabaya, 16 Desember 2014 : Rapat Koordinasi Badan PPSDM Kemenkes.

Surabaya News. 2014. http://surabayanews.co.id/2014/09/03/4000/jawa-timur-krisis-2-205-dokter-spesialis.html

http://www.antarajatim.net/lihat/berita/128545/dinas-kesehatan-jatim-siapkan-raperda-pemerataan-dokter --> diunduh 22 Januari 2015.

Kementerian Kesehatan RI. 2009-2011. Menuju Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Kinerja Dua Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Suroso. 2013. Analisis Kebijakan Standar Kebutuhan Tenaga Medis dan Keperawatan di Kabupaten Pati. Pati.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Trisnantoro, Laksono. 2004.Memahami Penggunaan Ilmu Ekonomi dalam Manajemen Rumah Sakit. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.




DOI: https://doi.org/10.32781/cakrawala.v12i2.272

Article Metrics

Abstract view : 56 times
PDF - 75 times

DOI (PDF): https://doi.org/10.32781/cakrawala.v12i2.272.g257

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Cakrawala (Jurnal Litbang Kebijakan) Indexed and Journal List Title by:

Google Scholar https://www.base-search.net/interface/images/base_logo_kl.png

 


Creative Commons License

Copyright @ 2006, Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur