PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI ALOON-ALOON KABUPATEN JOMBANG

Kristian Budi T.

Abstract


Setiap orang berhak untuk mengusahakan penghidupan yang layak demi kelangsungan hidupnya, termasuk juga pedagang kaki lima sebagai sebuah profesi mata pencaharian informal yang saat ini keberadaannya bagai dua sisi mata uang. Disatu sisi memberikan keuntungan dengan menyediakan barang-barang dengan harga yang relatif terjangkau, namun disisi lain, jika tidak dikendalikan keberadaannya, dapat menimbulkan problematika perkotaan. Permasalahan yang sering dikaitkan dengan keberadaan pedagang kaki lima adalah kebersihan/ sampah, isu lingkungan kumuh, dan masalah sanitasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan bentuk strategi penataan pedagang kaki lima. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan alat analisis matrik SWOT untuk merumuskan strategi penataan pedagang kaki lima. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penataan pedagang kaki lima dapat dilakukan dengan cara membenahi kelemahan/ kekurangan yang ada sehingga lingkungan binaan PKL tersebut memberikan kenyamanan kepada semua pihak.

Full Text:

PDF

References


Departemen Pendidikan Nasional.2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Ernawati, J., Tunjung W. S. dan H. Subekti. 1995.

Preferensi Pedagang Kaki Lima Terhadap

Eaktor-faktor Lokasi Tempat Mangkal dalam

Melakukan Aktifitas Perdagangan di Kota

Malang. Laporan Penelitian. Malang: L e m b a g a P e n e l i t i a n U n i v e r s i t a s Brawijaya.

Mulyandari, H. dan M.Y. Bhayusukma. 2015.

Prospek Public Space pada Kampung Susun

Sebagai Ruang Interaksi Sosial, Ekonomi dan

Pengembangan Ilmu di Area Bantaran

S u n g a i . J u r n a l T E K N I K S I P I L & PERENCANAAN, Nomor 2. Volume 17

JURNAL – Juli 2015, hal: 89 – 98

Ningrum, Artina Vita. 2015. Peran Sektor Informal dalam Perekonomian Indonesia diakses melalui https://artinavningrum. wordpress.com/2015/06/19/peran-sektor - i n f o r m a l - d a l a m - p e r e k o n o m i a n - indonesia/tanggal 6 Mei 2016

Nugraha, Febrianto W. 2004. Studi Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Surakarta: Studi Kasus Kawasan Pusat Kota. Skripsi: Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Brawijaya.

Pemerintah Kabupaten Jombang. 2009. Peraturan Daerah Kab. Jombang No. 21 Tahun 2009 tentang RTRW Kab.Jombang. Jombang: Sekretariat Daerah.

Pemerintah Kabupaten Jombang. 2016. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Jombang Tahun 2015. Jombang: Sekretariat Daerah.

Permatasari, A., Putro, U. S., dan Nuraeni, S. (2014). Strategic Analysis Relocating Street Vendor through 3D Negotiation Case Study: S t r e e t V e n d o r S u r a k a r t a , I n d o n e s i a . Procedia - Social and Behavioral Sciences, hal: 436-443.

Widjajanti, R. (2012). Karakteristik Aktivitas Pedagang Kaki Lima di Ruang Kota (Studi Kasus: Kawasan Pendidikan Tembalang, Kota Semarang). JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 8(4), hal: 412-424.

.................http://www.jombangtimes.com/baca/13

/20160108/145915/tidak-terima-

d i g u s u r- r a t u s a n - p k l - d a t a n g i - k a n t o r- satpol-pp/




DOI: https://doi.org/10.32781/cakrawala.v10i2.37

Article Metrics

Abstract view : 59 times
PDF - 125 times

DOI (PDF): https://doi.org/10.32781/cakrawala.v10i2.37.g36

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Cakrawala (Jurnal Litbang Kebijakan) Indexed and Journal List Title by:

Google Scholar https://www.base-search.net/interface/images/base_logo_kl.png

 


Creative Commons License

Copyright @ 2006, Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur