Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Tanaman Sengon di Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam
DOI:
https://doi.org/10.32781/cakrawala.v18i1.663Keywords:
Sengon, Kesesuaian Lahan, WonosalamAbstract
Tanaman sengon (Albizia chinensis) adalah salah satu jenis tanaman perkebunan yang populer di Indonesia karena pertumbuhannya yang cepat serta manfaat ekonomi dan lingkungan yang ditawarkannya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan untuk komoditas sengon di Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam. Metode yang digunakan adalah menggunakan metode survei deskriptif yaitu dengan survey lahan dan pengambilan sampel tanah di lapangan serta hasil analisis sampel tanah di laboratorium. Titik pengamatan dan pengambilan sampel tanah dibentuk berdasarkan satuan peta lahan hasil overlay (tumpang susun) antara peta jenis tanah, peta lereng, dan peta penggunaan lahan. Hasil kajian didapatkan bahwa sengon memiliki 2 kelas kesesuaian yaitu S3 (Sesuai Marginal) dan juga termasuk dalam Kelas kesesuaian N (Tidak Sesuai) karena memiliki faktor pembatas yang sangat berat dan/atau sulit diatasi. Faktor pembatas pada satuan petak lahan dengan kelas kesesuaian S3 dan N antara lain curah hujan, lereng dan bahaya erosi.
References
Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. (2022). Rekapitulasi Laporan Produksi Kayu Bulat Hutan Hak Jawa Timur.
BPS. (2022). Kecamatan Wonosalam Dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang
Dhonanto, D., & Jannah, R. (2021). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Bawang Merah ( Allium ascalonicum L . ) di Kampung Tanjung Perangat Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 3(2), 97–105.
Dwiarsa, R., Purwanto, T. H., & Santosa, L. W. (2021). Evaluasi Kesesuaian Lahan Kayu Putih (Melaleuca cajuputi) Berbasis SIG di Bagian Daerah Hutan Playen. Jurnal Wana Lestari, 5(2), 107–115.
Firdaus., Hendri, J., & Saidi, B. B. (2022). Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Komoditas Lada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 6(2), 181-191. https://doi.org/10.22437/jiituj.v6i2.22955.
Herdiat, I., Dwiratna, S., & Kendarto, D. R. (2018). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Jambu Kristal Sebagai Upaya Perluasan Lahan di Kabupaten Sumedang Menggunakan Teknik Analisis Geospasial. Seminar Nasional Inovasi Produk Pangan Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Universitas Mercu Buana Yogyakarta, 80-86.
Hermylina, C., Prasekti, Y. H., & Roidah, I. S. (2020). Analisis Pendapatan Usaha Pembibitan Sengon di Desa Kedunglurah Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek. Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi Dan Agribisnis, 4(2), 119-129. https://doi.org/10.30737/agrinika.v4i2.1088.
Hidayatun, N. (2018). Pengaruh Introgresi Lokus Pup1 terhadap Pertumbuhan Bibit Padi pada Kondisi Kahat Fosfor. Jurnal AgroBiogen, 14(2), 97–104.
Kaya, E., Liubana, S., & Polnaya, D. (2022). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Terhadap Perubahan Sifat Kimia dan Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea) Pada Tanah Psamment. Agrologia, 11(2), 154–157.
Lestari, M. E., Sumarniasih, M. S., & Mega, I. M. (2021). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Palawija pada Lahan Kering di Kecamatan Gerokgak. Nandur, 1(4), 168–176.
Maryati, S., Eraku, S., & Kasim, M. (2017). Kajian Kemampuan Lahan untuk Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS 2017, 483–491.
Ritung, S., Nugroho, K., Mulyani, A., & Suryani, E. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian (Edisi Revisi). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Bogor.
Rosmaiti, R., Saputra, I., & Yusnawati, Y. (2019). Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Tanaman Jeruk (Citrus, sp) di Desa Jambo Labu Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Ilmiah Pertanian, 16(1), 64–73. https://doi.org/10.31849/jip.v16i1.2430.
Siga, H. D., Zainabun, Z., & Muyassir, M. (2022). Analisis Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Kopi Robusta di Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(3), 440–448. https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i3.20933.
Soewandita, H. (2013). Kajian Kesesuaian Lahan untuk Mitigasi Bencana Lahan di Kawasan Budidaya (Kasus Kawasan Budidaya di Lereng Gunung Sindoro-Sumbing Kabupaten Wonosobo dan Temanggung). Jurnal Sains Dan Teknologi Indonesia, 15(1), 17–23.
Sumarno., Winarno, J., Prastomo, I. (2011). Kajian Pengelolaan Lahan Berdasarkan Tingkat Bahaya Erosi dan Pola Konservasi Tanah dan Air di Desa Ngadipiro Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wono-giri. Sains Tanah-Jurnal Ilmu Tanah dan Agroklimatologi, 8(1), 13–22.

