Kolaborasi Multisektoral dalam Penanganan Anak Tidak Sekolah

Authors

  • Nurul Azizah Universitas pemnbangunan nasional veteran jawa timur , Indonesia
  • Dyah Widowati Universitas pemnbangunan nasional veteran jawa timur , Indonesia
  • Edi Yuswantoro Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kediri, Indonesia
  • Nur Rachma Wulan Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kediri, Indonesia
  • Frengki Candra Irawan
  • Diah Purwaning Sulistya Rini

DOI:

https://doi.org/10.32781/cakrawala.v19i2.822

Keywords:

Kolaborasi Multisektoral, Penanganan Anak Tidak Sekolah, Kabupaten Kediri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Kediri, menilai efektivitas program bantuan sosial dalam penanganan ATS, serta memberikan rekomendasi tindak lanjut kebijakan. Penelitian menggunakan metode campuran melalui wawancara dengan OPD terkait, FGD, studi dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Instrumen penelitian mencakup pedoman wawancara dan kuesioner yang disusun berdasarkan sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama ATS meliputi kondisi ekonomi keluarga yang lemah, rendahnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan, praktik pernikahan dini, serta hambatan geografis. Berbagai intervensi seperti pendidikan alternatif, bantuan biaya, dan pendampingan sosial telah dilakukan, namun efektivitasnya masih perlu diperkuat.Diperlukan kolaborasi multisektoral lintas OPD untuk meningkatkan penanganan ATS. Rekomendasi kebijakan meliputi penguatan pendataan terpadu berbasis komunitas, peningkatan literasi pendidikan, pemanfaatan pendidikan nonformal yang lebih fleksibel, kerja sama dengan LSM dan dunia usaha, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

References

Azani, M., Muhafidin, D., & Utami, D. N. (2024). Strategi Kolaboratif Multisektor dalam Mengatasi Perundungan Anak di Kota Bogor. Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik, 5(1), 45–59.

BPS. (2024). Angka Anak Tidak Sekolah Menurut Jenjang Pendidikan dan Daerah Tempat Tinggal, 2022-2023. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2023). Kabupaten Kediri dalam Angka 2023. Kediri: BPS Kabupaten Kediri.

Bappenas. (2021). Rencana Aksi Nasional Penghapusan Anak Tidak Sekolah 2021–2024. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.

Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. (2024). Laporan Tahunan Program Penanganan Anak Tidak Sekolah. Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

Dinas Pendidikan. (2024). Anak Tidak Sekolah. Di akses pada tanggal 18 januari 2025. https://disdik.hsu.go.id/2024/10/10/anak-tidak-sekolah-ats/.

Fadli, R. (2021). Collaborative Governance dalam Penanganan Anak Putus Sekolah di Kabupaten Wajo. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Makassar.

Hastuti, D., & Purnamasari, R. (2020). Faktor Sosial dan Budaya dalam Pendidikan: Studi pada Anak Putus Sekolah di Jawa Timur. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 6(1), 34–45.

Kemendikbud RI. (2021). Data Statistik Pendidikan. Kementerian Pen-didikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Strategi Penanganan Anak Tidak Sekolah. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Laporan Profil Anak Tidak Sekolah di Indonesia. Jakarta: Pusdatin Kemendikbudristek.

Ketik.co.id. (2023). 5.375 Anak Putus Sekolah di Kabupaten Kediri, Ini Penyebabnya. Diakses dari: https://ketik.co.id.

Lanawaang, J. J., & Mesra, R. (2023). Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah Di Kelurahaan Tuutu Analisis Pasal 31 Ayat 1, 2, Dan 3 UUD 1945. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(2), 1375-1381. https://doi.org/10.58258/jime.v9i2.5103.

Lingkar Wilis. (2022). Ribuan Anak di Kabupaten Kediri Putus Sekolah. Diakses dari: https://lingkarwilis.com.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Noviani, L., Budiarti, A. C., Tuhana, T., & Setyawati, M. (2023). Strategi Penanganan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Sragen. Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, 7(1), 92–103. https://doi.org/10.32630/sukowati.v7i1.379.

Kemdikbud RI. (2017). Kemendikbud Rumuskan Strategi untuk Me-rangkul Anak Tidak Sekolah Melalui Program Indonesia Pintar. Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

Priyanto, B., Wulandari, T., & Hidayat, N. (2022). Dashboard Inklusif Pendidikan: Inovasi Pendataan Terintegrasi di Kota Semarang. Jurnal Teknologi Informasi Pemerintahan, 5(3), 203-215.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Nurul Azizah, Dyah Widowati, Edi Yuswantoro, Nur Rachma Wulan, Frengki Candra Irawan, & Diah Purwaning Sulistya Rini. (2025). Kolaborasi Multisektoral dalam Penanganan Anak Tidak Sekolah. Cakrawala, 19(2), 189–200. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v19i2.822

Issue

Section

Articles

Citation Check